Jeruk atau Citrus

Tidak ada yang tidak kenal dengan buah ini, bentuk dan warnanya sudah sangat familiar dan dapat dengan mudah ditemui di sekitar kita. Jeruk memang sudah menjadi salah satu buah favorit masyarakat dunia, karena kemudahan menikmatinya, anda tidak memerlukan pisau atau alat bantu lainnya, yang perlu dilakukan hanya mengupas kulitnya dengan tangan, tapi memang ada pengecualian untuk jenis jeruk tertentu.

Jeruk dipercaya berasal dari wilayah asia terutama China dan juga Asia Tenggara, dalam bahasa ilmiah lebih dikenal dengan istilah Citrus, karena mengandung banyak asam citrat. Dalam bahasa Inggris disebut Orange, yang berasal dari bahasa Sansakerta Naranj. Saking populernya buah ini, bahkan salah satu nama warna diambil namanya, orange atau oranye dalam bahasa Indonesia.

Tumbuhan jeruk diperkirakan sudah ada di dataran China dari tahun 2500 SM, dan di akhir abad ke 15 mulai ditanam oleh orang Eropa terutama Portugis dan Italy di sekitar wilaya Mediterania, tapi sudah mulai diperkenalkan ke benua Eropa dari abad ke 11 Masehi. Di masa sekarang, tanaman jeruk dibiakkan di seluruh bagian dunia, mulai dari Asia, Eropa, Amerika dan Afrika. Di sekitar tahun 80-an jeruk sudah menjadi buah yang paling banyak ditanam dan dibiakkan di dunia. Negara penghasil jeruk terbesar di jaman sekarang adalah Brazil, yang bisa memproduksi sampai 18 juta ton per tahun, menyusul dengan Amerika Serikat sekitar 8 juta ton. Ekspor jeruk negara Brazil mencapai 90%, dan digunakan sebagai bahan dari jus kemasan di dunia mencapai 50% dari total nilai keseluruhan. Jeruk Florida dari Amerika Serikat termasuk salah satu yang paling populer dan sering kita dengar.

Secara umum, jeruk dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu jeruk manis (Citrus Sinensis) dan jeruk asam (Citrus Aurantium) dengan sifat masing-masing yang berbeda. Karena sifatnya yang mudah disilangkan, jenis jeruk saat ini sangat banyak dan membuatnya sangat susah diidentifikasi. Para ilmuwan mengalami kesulitan untuk mengenali semua jenis persilangan ini. Jenis jeruk yang familiar yang disebut orange dan paling banyak dibiakkan diperkirakan merupakan perkawinan dari pomelo (Citrus Maxima) dan mandarin (Citrus Reticulata). Warna kulit jeruk cukup beragam, mulai dari hijau pekat, hijau terang, hijau muda, orange sampai kuning, sedangkan buah dalamnya mempunyai warna kuning, oranye dan hijau.

 

Ada banyak cara untuk menikmati buah jeruk, mulai dari memakannya secara langsung setelah dikupas, memerasnya menjadi jus atau mengolahnya menjadi makanan lain, misalnya selai atau manisan. Rasanya yang segar karena perpaduan rasa asam dan manis menjadikannya favorit

Kandungan nutrisi pada jeruk sangat banyak, tapi yang paling masyarakat ketahui adalah kandungan vitamin C yang sangat tinggi, bisa menghasilkan sampai dengan 64% dari setiap 100gr yang dihidangkan. Kandungan lain yang cukup banyak adalah asam folat, beta karoten, kalsium dan vitamin lainnya.

Di Indonesia, jeruk dimanfaatkan untuk banyak hal mulai dari memasak (jeruk nipis), membuat sambal (jeruk sambal), dibuat jus (jeruk lemon, jeruk keprok), dimakan buahnya (jeruk mandarin, jeruk bali). Selain itu wangi jeruk merupakan salah satu wewangian yang sering digunakan unuk pengharum, baik di mobil, di rumah, sabun cuci tangan, sabun cuci piring, karena sifat wewangiannya yang segar dan dapt menghilangkan bau amis.

Harga jual jual jeruk cukup beragam tapi cenderung murah dan terjangkau, karena ketersediannya di pasaran cukup stabil, dan merupakan buah yang tidak musiman.

 

Artikel terkait:

https://bedahbuah.net/2016/02/11/buah-jeruk-dan-imlek/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s