Belimbing, Buah Cantik yang Tidak Disarankan Untuk Penderita Batu Ginjal

Belimbing yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai star fruit atau dikenal juga dengan Carambola adalah buah dengan bentuk bintang bila dipotong melintang. Berasal dari daerah Melayu dan dikembangbiakkan di wilayah Asia Tenggara, Pulau-pulau Pasifik, Amerika Utara dan Negeri Tiongkok. Buah ini memang cocok dengan kondisi cuaca di wilayah tropis yang panas dengan kelebapan tinggi.

broiled-star-fruit

Belimbing yang dalam bahasa latin disebut Averrhoa carambola berwarna kuning terang dan kadang kemerahan pada saat matang, sedangkan warna hijau saat masih mentah. Rasanya manis segar dan bisa sangat masam, tergantung kandungan asam oxalic, belimbing muda mempunyai kandungan asam oxalic yang sangat tinggi.  Tekstur dagingnya renyah dan sangat berair, sangat segar dinikmati dalam keadaan dingin (dimasukkan ke dalam lemari es) saat udara panas … slurrpp!!!.

tips memilih belimbing matang:

Pilih buah yang sudah berwarna kuning atau kuning kemerahan (tergantung varian jenis belimbing), biasanya pada ujung lancip terdapat garis berwarna hijau muda atau kadang berwarna agak kecoklatan. Sentuh bagian dagingnya, pastikan masih mengkal, jangan pilih belimbing dengan daging buah yang lembek. Anda juga dapat membeli belimbing dari mulai berwarna hijau, didiamkan untuk sampai matang dengan sendirinya.

Kandungan gizi dan nutrisi belimbing cukup lengkap, merupakan sumber vitamin C yang cukup tinggi, dari setiap 100 gr buah segar terkandung 34.7 mg atau 57% kebutuhan harian. Kandungan vitamin C yang cukup membantu meningkatkan kekebalan tubuh dari virus. Kulit luar tipis yang mengkilap menyediakan serat yang cukup, membantu anda yang sedang melakukan diet sehat, selain itu menurunkan lemak LDL penyebab kolesterol tinggi. Kalori yang dihasilkan buah ini hanya 31 Kkal, termasuk golongan terendah dibanding buah tropis lainnya. Kandungan lainnya adalah antioksidan phyto-nutrient polyphenolic plafonoid yang melepaskan radikal bebas. Kandungan vitamin B-kompleks dan B-6 membantu kerja enzim dalam metebolisme tubuh. Kandungan mineral antara lain potasium, fosfor, zinc dan zat besi. Belimbing kerap digunakan oleh masyarakat Brazil sebagai diuretic (melancarkan buang air kecil) dan obat batuk berdahak. Meskipun belum melalui pengujian ilmiah dalam bidang kedokteran, masyaraka setempat percaya dengan khasiatnya.

Namun, belimbing juga punya hal negatif untuk diwaspadai, kandungan asam oxalic yang tinggi (50,000-95,800 ppm di setiap 100 gr) dapat mengganggu penyerapan mineral alami seperti kalsium, magnesium dan lainnya. Hal lain yang mungkin terjadi adalah oxaliura yaitu kondisi pembentukan batu ginjal oxalate. Untuk anda yang diketahui memiliki resiko batu ginjal disarankan untuk menghindari konsumsi belimbing secara banyak/rutin.

sumber:

http://thaifood.about.com/od/introtothaicooking/ss/starfruithowto.htm

http://www.nutrition-and-you.com/star-fruit.html

images:

http://imgc.allpostersimages.com/images/P-473-488-90/61/6145/IN6G100Z/posters/richard-hewitt-nowitz-star-fruit.jpg

http://www.diet.com/recipes/recipe_img/broiled-star-fruit.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s