Buah yang Paling Banyak Tercemar Pestisida dan Pengawet

Salah satu tujuan kita mengkonsumsi buah adalah mengambil manfaat kandungannya untuk kesehatan tubuh, tapi bagaimana bila ternyata malah merugikan tubuh?. Penggunaan zat kimia seperti pestisida dan pengawet sudah lumrah pada industri buah-buahan, kita sebagai konsumen yang mesti aware dengan hal ini. Cara terbaik yaitu dengan membeli buah-buahan organik yang bersertifikat dan terpercaya, tapi harganya memang jadi lebih mahal. Cara berikutnya yaitu selalu mencuci dengan bersih buah-buahan yang akan kita konsumsi, dan sebisa mungkin tidak mengkonsumsi buah dengan kulitnya, misalnya pada apel atau jambu. Cara lain yang lebih membutuhkan tenaga yaitu menanam sendiri pohon buah untuk konsumsi pribadi, tapi tidak mudah bukan?.

Menurut berita yang dikutip dari salon.com, hasil penelitian USDA (United States Department of Agriculture) di Amerika Serikat menemukan urutan buah-buahan yang terkontaminasi pestisida. Pestisida umumnya digunakan sebelum panen untuk mengurangi hama dan setelah panen untuk menambah keawetannya.

Tiga urutan teratas diduduki oleh Apel, Persik dan Nektarin. Apel yang merupakan salah satu buah terfavorit konsumen tidak heran sering menduduki urutan pertama. Nilai ekonomis tentu jadi alasan utama, yang berikutnya sifat alami buah yang mudah membusuk. Persik (peach) menempati urutan kedua ditempel dengan ketat oleh Nektarin yang sebetulnya adalah pengembangan genetik dari persik.

Berikut ini urutan buah dengan kontaminasi pestisida terbanyak:

1. Apel

2. Persik

3. Nektarin

4. Strawberry

5. Anggur

6. Tomat Cherry

Sedangkan untuk buah dengan kontaminasi paling sedikit adalah:

1. Alpukat

2. Nanas

3. Mangga

4. Pepaya

5. Kiwi

6. Jeruk grapefruit

7. Belewah
Nah bagaimana dengan buah di pasar lokal Indonesia?, bedah buah belum menemukan penelitian yang menunjukkan hal tersebut di negara kita. Tapi kalau menilik buah-buah impor terutama dari Amerika Serikat, tentu kita harus waspada dan yang terpenting jangan menjadi antipati dengan buah. Tetap sehat dengan buah!

sumber:

Salon.com

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s